Pink Hair Girl, Cute

Kamis, 27 Desember 2018

Masih Menantimu

Masih Menantimu

Untukmu yang jauh disana
Entah kapan segera kau tiba
Antara gelisah dan ingin marah
Sekilas fikirku menghalangi langkah


Mungkinkah jarum jam tanganmu terjeda
Hingga lama pergimu terlupa
Terdiam, tanpa bicara menatap angka
Rapuh sudah penantian yang ada

Mengantar doa di pergulatan rasa
Merebahkan luka diantara air mata
Kala Kau tiada
Jalanku kini teronggah lara

Gubuk rasa, 28 Desember 2018

Bangga Jadi Santri

Bangga Jadi Santri
By : Fm

Jauh dari orang-orang tersayang
Meski jarak yang tak seberapa
Melanjutkan arah perjuangan mereka
Tiada lagi alasan untuk berbalik langkah

Waktu demi waktunya mesti terisi
Mengarah pada deretan peraturan yang tak mudah dijalankan
Pun setelah sekian lama menjadi kebiasaan

Hafalan, teguran sudah menjadi makanan
Demi menggapai suatu tujuan
Putaran jarum jam terasa cepat terlewatkan
Dan kini aku mulai menemukan titik nyaman

Bangga jadi santri
Hidup diantaran orang-orang yang selalu mengaji
Disinilah tempatku mencari jati diri
Untuk menggapai Ridho Illahi

Selamat Hari Santri Nasional

Indonesia, 22 Oktober 2018

Gejolak Malamku

Gejolak Malamku

Ditengah malam yang sepi
Ku dengar suara jangkrik sesekali
Detak jarum jam terdengar nyaring
Menemaniku yang tengah berbaring

Dimana aku
Tak bisa terlukiskan
Teriak sudah teriak
Tapi begitu sulit aku bergerak

Bukan hal pertama bagiku
Dan aku tak ingin merasakan kembali hal itu
Namun apa daya sesaat mulutku terbungkam
Merasakan sakit yang mendalam

Dimana aku
Sendiri melawan hal laksana memukul batu
Sesekali serasa berlari
Sakit dirasa ditengah mimpi



Tasikmalaya, 13 Desember 2018

Tetes Hujan Kenangan

Tetes Hujan Kenangan

Kala musim hujan tiba
Ada rindu yang tersisa
Padahal rasa itu telah dikemas
Namun tak mudah ia terhempas

Aku tak sengaja membuka memori
Tapi tak ada tekad untuk kembali
Hanya saja hujan itu menbawa bayangan
Mengingatkan akan segala kenangan

Tetes demi tetesnya
Suara rintiknya
Mengisi sepiku kini
Sekali lagi; tak ada rasa ingin kembali

Tasikmalaya, 13 Desember 2018

Untukmu Anak-anak emasku

Untukmu Anak-anak emasku

Kau para pemilik mahkota itu
Menaklukan seribu liku
langkah demi langkah terlewati sudah
Menuju puncak singgasana istiqomah

Kau para pemilik mahkota itu
Apa yang telah didapat
Setelah sekian tahun berkelana dengan waktumu
Kini tak lama lagi menjadi raja dan ratu

Kau pemilik mahkota itu
Jauh dari orang-orang terkasih bukan hal mudah
Namun kau temukan dunia baru yang indah
Hingga kau terproses menjadi sosok-sosok emas yakinlah

Kelak kau akan memberikan mahkota itu
Kepada kedua malaikat tanpa sayapmu
Kepada orang-orang tersayangmu
Sebagai bukti kesuksesanmu


Kampung Damai, 14 Desember 2018

Nada-nada Cinta Kita


Nada-nada Cinta Kita

Salammu telah tiba
Lewat semilir angin baru saja
Membawa bait-bait cinta
Menelusuri Semak-semak rasa bermekaran bak bunga-bunga

Syairmu telah tiba
Pada malam kelam tepat diruang hati yang kini bercahaya
Kala sosok bayangmu meyelusup lantunkan nada
Yang Kata demi katanya bermakna kita

Kau yang disana
Habisi waktumu segera
Ada yang menantimu sekian lama
Kembali, usaikan nada-nada cinta kita

Tasikmalaya, 15 Desember 2018

Antara Kau dan Mereka

Antara Kau dan Mereka

Sang fajar mengiringi awal langkah pagiku
Menjamu setiap getir helaan nafasku
Kehidupan tak lepas dari pilihan
Tetap satu segera kau tentukan

Kau adalah tumpuan harapanku
Bahkan bagian dari tujuan setiap gerakku
Tak ada kata sisa untuk waktumu
Berupayaku kau titik awal yang aku tuju

Mereka adalah pencipta senyumku
Penenang segala resahku
Ditengah lilitan duri yang sebagian mereka tahu
Merekalah keluarga baruku

Taka ada satu pilihan
Keduanya aku prioritaskan
Meski terkadang ada yang terlewatkan
Namun percayalah kalian selalu terdepan

Tasikmalaya, 15 Desember 2018

KOPI MALAM

KOPI MALAM

tetes demi tetesnya mengantarkan pada bayangan sosokmu
Sesekali terasa manis seperti  setiap tutur katamu itu
Namun terkadang sedikit pahit sesaat
Ragamu yang jauh disana selalu saja terimgat

Dalam Bis malam, 22 Oktober 2018

Hati yang kusut

Hati yang kusut
By:fm

Rautmu terlihat kusut
Setiap gelombang hidup yang tak pernah hanyut
Tuhan tolong segeralah kau cabut
Kenestapaan yang terus berlanjut

Gelora jiwa tiada rasa
Masih bertanya nanti milik siapa
Jalan mereka tak berani aku coba
Tetap yakinlah pada setiap skenaro-Nya

Bandung, 21 Oktober 2018

Bayangmu

Bayangmu

Menggigil tanpa gerak
Hiruk pikuk hela napas tersentak
Membeku sejenak layu
Biasan cahaya sedikit gelap

Mungkinkah aksara namamu itu
Mengiringi bait-baitku
Meski bukan titik fokusku
Pun kau hanya jalankan tugasmu

Biarlah waktu
Yang memisahkan dan menyatukan
Entahlah kamu
Hanya sekadar patner tugasku

Bandung, 12 Oktober 2018

DUKA SENJA

DUKA SENJA

Rasa tak menyangka
Terlukis jelas sosokmu yang lugas nan tegas
Tiada sedikit kata mengeluh
Menyemangati selalu terpatri

Mereka berdatangan tanpa henti
Ingin menyaksikan detik-detikmu berada di alam fana ini
Sesak di dada sertakan isak tangis

Serasa mimpi memang
Masih terus saja terbayang
kebaikanmu yang mengalir pada semua orang
Serta langkah dan tuturmu akan menjadi penerang


Cihaurbeuti, 03 Oktober 2018

DUKA LARA DONGGALA

DUKA LARA DONGGALA
 By: FM

Riuh angin bercampur gumpalan air
Gemuruh takbir sertakan isak tangis
bersahutan berlarian tidak karuan
Kau tanggung beban wahai para korban

Kemana hendak pergi
Letak penjuru kota yang sedang diuji
Maaf segala khilaf pinta segera
Pada pemilik alam yang maha Kuasa

Marah murka ada sebabnya
sering kali tidak terasa
Yakinlah dengan sejuta hikmah
Anugerah segeralah berlimpah

Uluran tangan rakyat Indonesia
Tiada henti selagi bisa
Tunggulah keajaiban tiba
Menghapus duka lara Donggala

Tasikmalaya, 03 Oktober 2018

HILANG

Hilang

Mudah kau berucap
Semaumu bukan mauku
Mencari satu demi satu
Habis sudah terkalahi waktu

Kemana hendak kemana
Aku tinggikan kau tarik perlahan
Bila tidak mau beranjak mencari lagi
Butuh kau sama sekali tidak

Dimana kini dimana
Barisan pejuang harumkan nama
Terlukis bayangan yang memudar
Pergi satu beban untukmu

Tasikmalaya, 03 Oktober 2018

RINDU PULANG

RINDU PULANG
By : FM

Tidaklah sampai berbulan-bulan
Lepas dari pijakan orang-orang tersayang
Pun tiada sapa sama sekali ; lepas
Beranjakku menjemput masa depan

Yakini do'a demi do'a mengalir deras
Menjadikanku mampu lewati segala liku
Tetaplah hati terasa remuk
Adakah tetesan-tetesan kepedulian
Pada isi yang ada pada hari-hariku

Setiap kali hendak melangkah
Selalu ada saja penarik tekad itu
Takbisa terbendung lagi
Aku rindu pulang

Tasikmalaya, 27 September 2018

BIMBANG

BIMBANG

Enggan melaju
Antara satu langkah mundur dan maju
Tegap setitik gerak dengan segenap lamunan panjang
Tidak cukup menanti ia yang tak kunjung datang

Menari dengan alunan merdu
Membisu pandangi indahnya kupu-kupu biru
Terbangkan ia ke pulau sana
Sampaikan segala tanyaku padannya

Tasikmalaya, 23 September 2018

TEKAD

TEKAD

Akankah mampu
Langkah lesu  menelusuri  jalan asing bagiku
Hanya untuk menatap tumpuan harapku
Yang kini bertabir jarak dan waktu

Tangis setiap detik tiada yang tahu
Hanya karena mengingat sosokmu
Kabar hambar semua tentangmu
Harus kemana aku mencarimu

Berapa lama lagi aku menunggu
Menghempaskan keraguan yang membelenggu
Membiarkanmu senyap sepanjang waktu
Hanyalah ilusi kemunafikan dalam bisuku

Tekad menggeliat menerkam hasrat jenuh
Terperangah di simpang lalu lang hati yang lusuh
Beranjak mengangkat langkah
Menguburkan sejuta resah dan gelisah

Biarkan duri mengoyak kaki
Cahaya temaram akan terus mengikuti
Meski petaku usang tiada bertepi
Demi bertemu denganmu pahlawan sejati

Tasikmalaya, 27 Desember 2018

Cahaya Mimpi

Tema : Merangkai Mimpi
Judul : Cahaya Mimpi
Penulis : FM

Sudut ruang-ruang jendela terbuka
Angin menyelusup membawa dingin
Gemercik sisa hujan mengering
Sepi, sendiri aku ratapi

Kertas warna-warni hiasi dinding biru
Tertulis rangkaian mimpi yang masih abu
Menatapnya berharap segera tertuju
Pada waktu yang aku tunggu

Tentang kamu,aku, kita
Cita, cinta dan keluarga
Terajut dalam kotak mimpi berdebu tebal
Sesekali tiada yakin aku bisa menggapainya

Biarlah liku mengiringi langkahku
Segala tangis,sedih,kecewa menjadi bumbu
Aku jalani meski berhari-hari
Demi cahaya mimpi yang akan terpancar pada setiap sudut hati

Tasikmalaya, 27 Desember 2018

Retakkan Rindu

Retakkan Rindu

Dengarkan bisik angin sendu
Cahaya temaram mentari lesu
Dibalik gumpalan kabut saling bertemu
Menyapa angin gugur membisu

Musik klasik irama merdu
Membayang titik retakan rindu
Mendebur do'a dan segala harapku
Merengkuh liku menuju jalanmu

Ciwidey, 25 Desember 2018

Surga Menanti - Ost Film Gaza

Tersungkur dalam rasa Menatap ke atas awan di angkasa Lamunanku melayang Kecemasan dan kesedihan membentang Ku biarkan diriku Melayang...