Pink Hair Girl, Cute

Kamis, 19 Juli 2018

FAJAR KEMENANGAN

FAJAR KEMENANGAN

Penghujung ramadhan telah tiba
Setelah sebulan meraskan manisnya kurma
Saling berbagi dikala hendak berbuka
Kehangatan dan ketaqwaan begitu terasa

Ku hidupkan lentera hati
Menggerus keegoan yang tidak terperi
Memudarkan balutan keluh pada jiwa dan diri
Meleburkan segala khilap menuju suci

Sayap-sayap cahaya langit yang terpancar merah
Menengadah alunan gema takbir yang membuncah
Kesejukan jiwa-jiwa merasakan nur kasih-Nya
Kebahagiaan terpatri tiada sandingannya
Menikmati fajar kemenangan  yang tampak nyata

GERIMIS RINDU

GERIMIS RINDU
Karya : Fitri Masturoh

Namamu akan selalu kupahat dan kupatri dihati
Wajahmu akan kulukis dalam bayangku
Meronta rindu didalam dadaku
Sertakan cinta yang terus menggebu

Perlahan-lahan aku tarik sukmaku
Aku hempaskan ke langit yang biru
Berharap hati kita menyatu
Pada garis waktu tertentu

Gerimis mempercepat kelam
Kala senja telah tertelan malam
Kala bulan dan bintang bungkam memberi salam
Kala kumpulan awan tengah bergelombang

Kini jarak dan waktu hanyalah semu
Saat rinai gerimis hendak berlalu
Namun rinduku masih tertuju
Sungguh aku ingin segera bertemu denganmu

Tasikmalaya, 8 Juli 2018  

GUSDUR PAHLAWAN ABADIKU

GUSDUR PAHLAWAN ABADIKU
Karya : Fitri Masturoh

Sejak usiamu yang masih belia
Tiada bosannya kau membaca
Hingga tengah berubanpun buku kau jadikan sahabat karibmu
Pantas saja wawasanmu begitu luas

Lentera pekat tak jadikan kau alasan
Untuk melahap jutaan tinta yang tergores diatas lembaran kertas
Bahkan sudah berapa jilid kitab klasik yang kau kuasai
Pastas saja kau begitu disegani

Ingatkah dikala dirimu tengah retak sulit bergerak
Sorot matamu kian memudar
Saat si ganas glaukoma merasuk bagian dari senjata emasmu
Namun tiada terjeda kebiasaan muliamu

Aku malu
Pemalaskah aku
pecundangkah aku
Entah syetan apa yang telah merasuk diriku
Hingga aku sulit sekali mengikuti jejakmu

Gus Dur
Nama itu lah yang tersimpan dalam nuraniku
Sang pembela agama, bangsa dan negara
Kaulah sosok pahlawan abadiku

Tasikmalaya, 7 Juli 2018

Sabtu, 07 Juli 2018

DINGIN MALAM

(....)
By: Fitri Masturoh

Degup jantung malam digilas detak gemeretak waktu
Dihempas angin menyeru tinggalkan jejak semesta
Titik aphelion mendekap bumi pada jaraknya
Aku tersungkur seolah retak berusaha tegak

Tiada aroma wewangian
Bahkan bau makanan basipun tak ku cium
Entahlah sesak yang terasa hingga nafas tiada arah
Sehatku kini lekas terhempas ditimbun dinginnya malam

_Ciamis, 6 Juli 2018_

Senandung Jum'at Pagi

*Senandung Jum'at Pagiku*
By : Fitri Masturoh

Tetes embun menetes dibawah sendu
Mengenggam nadi hingga jantung bertalu
Menelusuri jalanan yang masih sepi
16°C menyelimuti suhu pagi

Udara berhembus mmerasuk pori-pori
Berlari diatas kulit pucat pualam
Ku lihat burung cantik hitam dan biru terang
Kembali terbang saatku datang
Menyaksikan langkahku menuju pusara orang tersayang

Barisan nisan tertata rapi
Membawaku pada ingatan akan kembali pada Illahi Rabbi
Ya .... semua akan mengalami

Pada Jum'at berkahNYa
Aku titipkan ia pada sang Pemilik jagat raya
Tetaplah ia bahagia di alam sana
Rabbku ....
Sampaikan salamku untuknya bidadari syurga

💕
_Ciamis, 6 Juli 2018_

Kamis, 05 Juli 2018

Antara Loreng Hijau dan Jas Hijau


*Antara Loreng Hijau dan Jas Hijau*
By: Fitri Masturoh

Kamu lah sang penakluk
Belum lama aku mengenalmu
Baru seminggu serasa sewindu
Meski hanya beberapa kali temu
Temu biasa tiada rasa

Namun, selaksa jarak menjauh lama
Dia kembali meski tak tatap raga
Puing-puing penabur suka
Tebarkan senyumku setiap kala

Dialah sosok berbalut hijau
Satu arah dan tujuan ; memang
Kesholehannya membuatku terpukau
Terasa sudah tunduk akan segala petuahnya

Sekian lama ia kembali
Meski tak pernah berjumpa
Serasa aku menanti lagi

Entah kamu atau dia
Yang akan menjadi sang nahkoda
berlabuh bersama dalam dermaga dunia menuju syurgaNYA


Tasikmalaya, 6 Juli 2018

Senja dan Kenangan

*Senja dan Kenangan*
Karya : Fitri Masturoh

Senjaku....
Kilau bagaskaramu mengingatkan pada bunga tidurku
Sosok periangnya hadir kalaku ada pada pangkuannya
Meski wajah temaram terlukis muram

Senjaku...
Cakrawala nampak memadukan warna pekat
Mengerat cahaya
Meraut lepas geming asa
Elok hari ini separuh terlalui
Merajut rindu padanya bidadari syurgaku

Senjaku....
Sebentar lagi kau  segera membungkus tirai malam
Aku yakin
Relung qalbuku tetap menyatu
Meski raga terpisah sudah
Aku persembahkan
Puisi di ujung senja berkidung dalam perbatasan kenangan
💕
_Tasikmalaya, 5 Juli 2018_

Surga Menanti - Ost Film Gaza

Tersungkur dalam rasa Menatap ke atas awan di angkasa Lamunanku melayang Kecemasan dan kesedihan membentang Ku biarkan diriku Melayang...