*RINDU MUTIARAKU*
Karya Anak Kerajaan Puisi
Jemari ini menulis bait demi bait
kekata pemuja rindu
mencarimu mutiaraku
bergejolak jiwa tiada henti
keresahan ingin betemu
dengan kamu; mutiaraku.
Hingga kini
biarkan rasa ini rahasia, menjadi bait saksi
aku; mengagumimu dalam diam.
Meski kadang sesak
tak kuasa memendam
percayalah
bagiku rindu bukan tentang dirinya tapi; tentang dirimu
Tentang kita
yang buram
muram, rubuh
di pangkuan dusta
bersama dengan kegalauan teramat dalam sedalam samudra.
Indonesia dengan rasa persatuan cinta diksi
_Kamis, 7 Juni 2018_
Karya Anak Kerajaan Puisi
Jemari ini menulis bait demi bait
kekata pemuja rindu
mencarimu mutiaraku
bergejolak jiwa tiada henti
keresahan ingin betemu
dengan kamu; mutiaraku.
Hingga kini
biarkan rasa ini rahasia, menjadi bait saksi
aku; mengagumimu dalam diam.
Meski kadang sesak
tak kuasa memendam
percayalah
bagiku rindu bukan tentang dirinya tapi; tentang dirimu
Tentang kita
yang buram
muram, rubuh
di pangkuan dusta
bersama dengan kegalauan teramat dalam sedalam samudra.
Indonesia dengan rasa persatuan cinta diksi
_Kamis, 7 Juni 2018_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar