GERSANG
Cahaya hilang dari ruangnya
garis-garis abu hingga menghitam
dibuat-buat serasa jahat
salah langkah salah tingkah
serasa tak jelas arah.
Tak lagi ku saksikan garis-garis langit indah dalam kesunyian
Tak lagi ku tatap sisa satu bintang yang segera hilang
Tak lagi ku balas senyuman bulan yang terang
Titik fajarpun terlewati hingga pagi menepi.
Tak banyak insan merasakan kedamaian pada detik-detik itu
Titik awal langkah hari menjadi indah
penyesalan yang tak mesti disesali
kembali mengingatNya setiap denyut nadi.
Hanya kerinduan dan pengharapan
hati dan jiwa kembali merengkuh
meniti helaan nafas yang berarti
menyudahi kegersangan hati.
Ruang sepi, 13 Februari 2020
Cahaya hilang dari ruangnya
garis-garis abu hingga menghitam
dibuat-buat serasa jahat
salah langkah salah tingkah
serasa tak jelas arah.
Tak lagi ku saksikan garis-garis langit indah dalam kesunyian
Tak lagi ku tatap sisa satu bintang yang segera hilang
Tak lagi ku balas senyuman bulan yang terang
Titik fajarpun terlewati hingga pagi menepi.
Tak banyak insan merasakan kedamaian pada detik-detik itu
Titik awal langkah hari menjadi indah
penyesalan yang tak mesti disesali
kembali mengingatNya setiap denyut nadi.
Hanya kerinduan dan pengharapan
hati dan jiwa kembali merengkuh
meniti helaan nafas yang berarti
menyudahi kegersangan hati.
Ruang sepi, 13 Februari 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar