Pink Hair Girl, Cute

Jumat, 16 Mei 2025

Surga Menanti - Ost Film Gaza

Tersungkur dalam rasa Menatap ke atas awan di angkasa Lamunanku melayang Kecemasan dan kesedihan membentang Ku biarkan diriku Melayangkan ingin pada bait doa Bergemuruh dadaku Marah dan sedih bergantian menyerang Darah dan dagingku Malu melekat di diriku Andainya aku hilang iba Dan tak mau berdiri untuk palestine Andai bisa minta Bertukar tempat dengan yang di sana Walau kematian jadi sahabat Namun pasti surga menanti Ho uwoo uu huu Surga menanti Mahma tefut el ayyam Amry ma ha yakun bayna Wa baynkum ayi salam Wala omrina ha nasib Ardhina min aydina tadhiy Ihna ha nahmil ardh Biruhna li yaumiddin Darah dan dagingku Malu melekat di diriku Andainya aku hilang iba Dan tak mau berdiri untuk palestine Mahma tefut el ayyam Amry ma ha yakun bayna Wa baynkum ayi salam Wala omrina ha nasib Ardhina min aydina tadhiy Ihna ha nahmil ardh Biruhna li yaumiddin

Rabu, 03 Agustus 2022

Hanya Doa dan Rindu

HANYA DOA DAN RINDU Ayah, eyang abah, jaddi panggilan sayang juga takzim kami untuknya yang saat ini kami rindu memanggil nama itu rasanya baru kemarin kami masih ngaji bersamamu rasanya baru kemarin kami masih mendengarkan gurauanmu dan membuat kami tertawa tak berhenti rasanya baru kemarin kami masih menyaksikan kesabaran dan ketegaranmu rasanya baru kemarin kami masih mengkhawatirkan kondisimu yang meski sakit masih semangat mengajar santri Setahun berlalu banyak yang kami rindukan dari sosokmu keteladananmu, kesederhanaanmu, ketawaduanmu, keunikanmu dalam mengajar dan hal-hal lain yang sulit untuk dilupakan "im glad to meet you" kalimat pembuka yang selalu disampaikan dan membuat riuh santri atau jemaah pengajian pun diakhiri dengan "what time is it now" yang masih saja terngiang-ngiang kami rindu segala petuah dan doamu yang selalu melekat pada hati kami semangatmu mencari ilmu, berbagi ilmu, hingga bertahun-tahun bahkan sampai akhir hayatmu ya, tepat hari Jumat 29 Juli 2021 kabar duka itu tiba kau kembali pada Yang Maha Kuasa kami kehilanganmu meski hanya hilang raga namun segala jasa tak akan pernah sirna meski jasadmu tiada namun kehadiranmu akan selalu terasa kami hanya bisa mendoakanmu kau berada pada tempat terbaik-Nya kami yakin syurga-Nya ada padamu kau bersama para Nabi dan Rasul-Nya kau bersama orang-orang shalih kau bersama para ahlul ilmi kau bersama orang-orang tercintamu keluargamu, guru-gurumu.

Senin, 22 Februari 2021

Gulana Kita

Gulana Kita


bahkan jarak satu langkah pun 

komunikasi via whatsapp

saking takut ada hal yang salah

takut berisik dengan bisikan kata tanya jawab penting sekalipun

sabar ya dik

bahkan sedikit senyum pun begitu berat

sesekali senyum tak bermakna;palsu

canda tawa? 

sangatlah alpa anantara kita

kuat ya dik



bahkan tak akan bersua bila tak ada tanya

hening benar-benar hening 

lebih hening dari detik-detik klimaks film horor

surprise? 

tiada dikamusnya ! 


orang bilang

mementingkan orang lain lebih baik daripada diri sendiri

apakah lebih baik juga bila mementingkan orang lain daripada orang terdekatnya, keluarga misal

lantas, bila sedikit sakit apa pantas? 


ah sudahlah itu hanya serpihan kisah resah

menuju sangkaan terbaik lakukanlah

timbun semua pesan-pesan setan yang menyesatkan

Selasa, 23 Juni 2020

HATI

HATI

Hati
selalu tak mengerti
dengan rasa yang kesana kemari
kadang cinta kadang benci
cinta yang tak mesti
benci yang tak mesti.

Hati
seirama dengan tetes tangis yang tiba-tiba
teriakan yang tak bersua
hanya ada akara jiwa yang dicinta
Penuh nestapa anantara rasa hampa.

Hati
rapuh membuncah atma
sendu sudahi tawa
ruang harsa harap seketika
sepi tiada dekap.

Hati
bergejolak sejenak sesak
hingga daksa tak berdaya
hendak pergi entah kemana
hendak bertumpu pada siapa.

Ciamis, 23 Juni 2020

Selasa, 05 Mei 2020

GELORA SUCI PUTRI SEJATI


GELORA SUCI PUTRI SEJATI
Karya : Fitri Masturoh

Wanita mulia harum namanya
Ragamu tiada namun jasamu terkenang sepanjang masa
Rela korbankan harta dan nyawa
Demi mewujudkan tunas-tunas bangsa

Kau terlahir untuk menyelamatkan negeri
Menghapus isak wanita-wanita yang merindukan edukasi
Berjuang mengedepankan emansipasi
Gelora suci keberanianmu selalu terkenang abadi

21 April 1987 hingga 17 September 1904
Tibalah Sang waktu menghentikan perjuanganmu
Masih membuncah rindu di pucuk harum negerimu
Entahlah, akankah ada kartini baru seperti semerbakmu

Kartini
Dengan keluhuran budimu yang melandasi
Jiwa kuatmu semoga terwarisi
Pada kartini-kartini masa kini


Tasikmalaya, 18 April 2020

GERSANG

GERSANG

Cahaya hilang dari ruangnya
garis-garis abu hingga menghitam
dibuat-buat serasa jahat
salah langkah salah tingkah
serasa tak jelas arah.

Tak lagi ku saksikan garis-garis langit indah dalam kesunyian
Tak lagi ku tatap sisa satu bintang yang segera hilang
Tak lagi ku balas senyuman bulan yang terang
Titik fajarpun terlewati hingga pagi menepi.

Tak banyak insan merasakan kedamaian pada detik-detik itu
Titik awal langkah hari menjadi indah
penyesalan yang tak mesti disesali
kembali mengingatNya setiap denyut nadi.

Hanya kerinduan dan pengharapan
hati dan jiwa kembali merengkuh
meniti helaan nafas yang berarti
menyudahi kegersangan hati.

Ruang sepi, 13 Februari 2020

Memori Rabu 4 Maret 2015

Memori Rabu 4 Maret 2015

Dini hari;sepi tak bisa berdiam diri
Tangan masih bercampur warna-warni cat yang mengering
Kuas yang menari seperti sudah enggan kupegangi
Menyeruku untuk berhenti sejenak.

Ku melangkah menatap langit hitam yang pekat
Dengan sedikit sepoy angin yang dingin
Kembali melihat jajaran insan yang sudah terlelap
Entah mengapa alunan lagu hijrah cinta terus kuputar.

Lamunan tak berarah tak kunjung sudah
Hingga detik jam semakin terdengar jelas ditengah kesunyian
Ah mungkin waktu mengantarkanku hingga shubuh berkumandang.

Saat lantunan adzan tiba ketukan pintu terdengar membawaku melangkah cepat
Seseorang menjemputku untuk segera pulang
Sedikit menggigil dan penuh tanya
Ada apa dan mengapa.

Obrolan hangat mengiringi sepanjang jalan seperti tak ada apa-apa
Sesaat sesak menghampiri hati dan diri
Air mata sudah tak terbendung lagi
Saat melihat keramaian yang tak biasa
Hanya saja sabar dan sadar masih sedikit tersisa.

Rupanya dini hari itu, seseorang yang dicinta telah pergi
Tanpa kujumpai dalam waktu dekat pada hari sebelumnya
Ada sesal dalam diri
Sayapku patah satu ketika itu

Tak henti ingin kembali bertemu
Tak henti ingin memutar waktu
Tapi itu tidaklah mungkin
Dan aku hanya bisa
Mengikhlaskan kepergian.


Allahummagfirlaha Warhamha Wa'afiha Wa'fu'anha ❤️

Rabu, 4 Maret 2020

Hati-hati dengan Hati

Hati-Hati dengan Hati.

Karena menahan hati itu sangatlah sulit
Ada kalanya sakit kian membuncah
Tiba-tiba meluap
Lewat isak tangis yang membendung
Sedikit sesak tetap mencoba menahan namun tak kuasa,
Tumpahkanlah
Tetes demi tetesnya menghanyutkan setiap duka
Berharap setelah semua terluap, kesakitan itu seketika lenyap.
Sesekali kau fahami itu
Hati wanita mudah rapuh
Kamu harus tau itu
Bukankah kau dikelilingi dua wanitamu
Setidaknya kau mengerti itu
Setidaknya kau tak melampiaskan titik masalahmu pada orang lain seperti aku yang tak tahu.

Tasikmalaya, 12 April 2020

Rabu, 12 Februari 2020

Habis Kata

*Habis Kata*

seperti bisu, kaku
tiap kali disekeliling mereka
seolah payah
tak bisa apa-apa.

Tak ada nasihat tersirat
hanya diam lalu sedikit senyum
hanya tatapan dan  persetujuan.

kelu dirasa entah kenapa
terpuruk tunduk menimbun malu
bersamamu aku bagaikan debu

_Kamar pojok, 12 Februari 2020_

Minggu, 12 Januari 2020

Untukmu Guruku

*Untukmu Guruku*

Jejakmu pengarah langkahku
titahmu penguat keluhku
ceceran tinta sebagai saksi bisu
bukti kau mengukir prasasti ilmu.

Kaulah penunjuk jalanku
mengiringiku dekat dengan Tuhanku
Mencintamu saja tak cukup
ku sandingkan segala pengorbanan untukmu wahai guruku.

Baktiku padamu tak akan pernah buntu
Bangkitku menuju lambaian uluran tanganmu
tergenggam agar aku mampu sepertimu
kuat menghadapi segala liku.

Guruku
Sekalipun jasadmu tak lagi nampak
namun kilau cahaya ilmumu terus bersinar
terpatri pada jiwa-jiwa yang berkhidmat padamu.

Guruku
Segala kebaikanmu tak mampu kubalas
Aku berbisik pada Tuhan agar tak henti menjagamu
dan memudahkan segala langlahmu.

_Selamat Hari Guru_

_F.M_
_Tasikmalaya, 25 November 2019_

Sang Pemberani di Januari

Sang Pemberani di Januari


Sekedar bertukar nama dan cerita
Mengenal kisah demi kisah kita yang berbeda,
mulailah ada kesamaan beberapa
Dalam sepenggal waktu yang singkat
Cukup untaian pertanyaan tanpa sedikitpun gombalan.

Tentangmu, tentangku tergenggam menjadi satu
hanya menunggu waktu untuk dua jiwa saling bertemu.

Sempat terdahului hingga ku anggap tak akan kembali
Tepat Sebelas Januari
Aku kau datangi
kamulah sang pemberani
menerobos pintu hati
meski tak tahu jalan berikutnya, bagaimana nanti.

_Ciamis, 11 Januari 2020_

Selasa, 19 November 2019

Selipan Doa

Selipan Doa

Kala kau meminta serpihan cinta
sepintas ku bertanya
mestinya tiada lagi kata antara kita
cukup sapaan tak apa.

Kala hari spesialmu menghampiri
Masih sempat kau mengharapkan doa dengan sengaja
Tanpa dipinta akan menghampiri sendiri
Meski tak ada ikatan saling memiliki

Rasanya mengakhiri tak jua terkehendaki
Berbagai cara tak henti kau cari
Harapanku kau temukan muara hati yang baru
Mengikis sepotong hati yang tak bisa kau tuju

_Ciamis, 19 Nobember 19_

Hanya Singgah

Hanya Singgah

Waktumu kian mengerat
menjelajahi tapak demi tapak tersurat
menggelora segala niat dengan kuat
tibalah saatnya nurani bergemuruh
memilih antara satu, dua dan seterusnya
mestinya bukan sekedar singgah
tapi hati belum jua mengarah
waktu belum bersemi
bulan-bulan hujan telah terlewati
tunggulah hingga ragumu pergi
meniti hati yang melengkapi

Semarang, 24 Oktober 2019

Langkah Perjuanganku

Langkah Perjuanganku

Bagian dari sejarah langkahku
tiada terlepas berkat keluarga dan orang-orang tersayang, guru-guru tercinta,
teman sahabat yang selalu ada,
mereka yang mendoakan tanpa sepengetahuan
mereka yang tengah berkorban
meski tak mampuku terbalaskan
kini sampailah pada titik yang dinanti
merubah lelah menjadi indah
menghapus tetes keringat penuh semangat
hanyut segala kalut
penuh haru lewati liku
meraih cita saatnya tiba
selamat tebarkan sejuta manfaat


today is our day
one step closer ~

Mah, aku lelah !

Mah, aku lelah!

Kau yang tenang di sana,
tersenyumlah! aku di sini mendoakanmu
Bolehkah sedikit aku mengeluh.

Mah, aku lelah!
Tapi aku tidak mengalah, Mah
Tapi kenapa pipiku basah?
Rintiknya tak kunjung berkesudahan

Mah, aku lemah!
Inikah sebenarnya hidup?
Masalah tiada henti menghadang
Sesaat sesak meraja, asa berteriak
Gundah pun turut hadir
Aku hampir menyerah

Mah, aku ...!
Tiada bahu tuk kujadikan sandaran
Hanya sajadahku senantiasa terhampar
Pada sepertiga malam ku bersedu
Hanya pada-Nya ku mengadu
Mah, doakan aku kuat
Menghadapi dunia dengan segala lika-likunya
Sabar melewati lorong duka nestapa

_Tasikmalaya, 05 September 2019_

Sabtu, 17 Agustus 2019

Rindu Membisu

......

Malam
menyulam rindu
merambati rel bisu
mengubur rasa rindu palsu.

Dalam lipatan sepi
pengap harap berhenti
saat melaju pelan kereta api
sekilas bayangmupun pergi.

Hitam
persimpangan gelap
tenggelamkan sebuah kenangan
menuju titik cahaya baru.

Bandung, 25 Juli 2019

DUA RASA

.......

Detik yang cantik
untuk bercengkrama berbagi suka dan duka
tapi hati tertawa dan penuh tanya
kepada siapa aku memberi cerita.

Tak lagi menanti senja yang indah
meski aku, kamu dan waktu, tak ada yang salah
hanya dua rasa yang tengah berbeda biarlah
tertinggal pada langkah yang salah.

Bandung, 25 Juli 2019

ANDAI

ANDAI

Andai Kau Masih Ada
Aku akan belajar bagaimana bisa kau tegar
aku akan belajar bagaimana kau sabar
semuanya tentangmu baru kudengar
rupanya semasa hidupmu kau bersembunyi
dari luka-lukamu tapi kita tahu

Andai kau masih ada
hari-hari kan kupenuhi dengan menemanimu
menghadapi setiap likumu
mungkin membuatmu sedikit tersenyum

Andai kau masih ada
banyak cerita yang membuatmu bangga
banyak cerita yang membuatmu tertawa bahagia
tak ada luka ataupun dusta
ya aku akan mengatakan itu semua
seperti yang kau perbuat sedia kala

Ruang Rindu, 05 Juni 2019

Ego Semata

....

Entahlah
rasanya ingin bergegas angkat kaki dari tempat ini
rasa macam apa ini wahai hati
padahal ini masih hari yang suci

sayapku yang tinggal satu rupanya keras sekali
tak cukup dengan tetesan-tesan air melunakkan itu
kujaga dengan apik namun kau selalu picik

kuburlah semua rasa benci ini
tak pantas kumembencinya
hanya buliran dosa jika rasa itu tetap ada
Tuhanku, beriku petunjuk-MU


hanyalah rasa ego semata
menghadapinya
memang bukan ahliku
hanya memendam rasa marah
merasa selalu benar
sedikit bicarapun tiada kau dengar

Ruang hati, 05 Juni 2019

Ayat-ayat Ramadhan

Ayat-ayat Ramadhan

Menekuri jalan teramat panjang
Menanti bulan kesucian
Berbisik pada semesta
Dengan segenggam doa dan harapan

kulafalkan ayat-ayat cinta-Nya
ditengah langkah hamba-hamba pengharap rido-Nya
merasakan bulan suci-Nya bahagia yang dirasa
menuai sejuta kebaikan kini berlomba-lomba

Bulan yang sangat indah
Setiap helaan nafas mengandung berkah
Setiap langkahnya adalah ibadah
ketenangan, ketentraman memudarkan segala gundah

Ayat-ayat Ramadhan terlantunkan ditengah jiwa-jiwa suci
membasuh noda pembuat keji
menuju nirwana indah penghilang resah
ramadhanku kuatkan imanku yang hampir goyah

18 Mei 2019

Surga Menanti - Ost Film Gaza

Tersungkur dalam rasa Menatap ke atas awan di angkasa Lamunanku melayang Kecemasan dan kesedihan membentang Ku biarkan diriku Melayang...