Mewakili suara hati yang sulit dibohongi diri, kata demi kata mengalir sesuai rasa. Suara hati irama do'a, do'a yang dipanjatkan kepada Sang Pencipta. Tertuang dalam goresan kata menjadi tulisan usang nantinya. Hanya kata biasa namun penuh makna, tak banyak diksi namun sangat berarti :) Selamat membaca dan Terimakasih ...
Rabu, 03 Agustus 2022
Hanya Doa dan Rindu
Senin, 22 Februari 2021
Gulana Kita
Gulana Kita
bahkan jarak satu langkah pun
komunikasi via whatsapp
saking takut ada hal yang salah
takut berisik dengan bisikan kata tanya jawab penting sekalipun
sabar ya dik
bahkan sedikit senyum pun begitu berat
sesekali senyum tak bermakna;palsu
canda tawa?
sangatlah alpa anantara kita
kuat ya dik
bahkan tak akan bersua bila tak ada tanya
hening benar-benar hening
lebih hening dari detik-detik klimaks film horor
surprise?
tiada dikamusnya !
orang bilang
mementingkan orang lain lebih baik daripada diri sendiri
apakah lebih baik juga bila mementingkan orang lain daripada orang terdekatnya, keluarga misal
lantas, bila sedikit sakit apa pantas?
ah sudahlah itu hanya serpihan kisah resah
menuju sangkaan terbaik lakukanlah
timbun semua pesan-pesan setan yang menyesatkan
Selasa, 23 Juni 2020
HATI
Selasa, 05 Mei 2020
GELORA SUCI PUTRI SEJATI
GERSANG
Cahaya hilang dari ruangnya
garis-garis abu hingga menghitam
dibuat-buat serasa jahat
salah langkah salah tingkah
serasa tak jelas arah.
Tak lagi ku saksikan garis-garis langit indah dalam kesunyian
Tak lagi ku tatap sisa satu bintang yang segera hilang
Tak lagi ku balas senyuman bulan yang terang
Titik fajarpun terlewati hingga pagi menepi.
Tak banyak insan merasakan kedamaian pada detik-detik itu
Titik awal langkah hari menjadi indah
penyesalan yang tak mesti disesali
kembali mengingatNya setiap denyut nadi.
Hanya kerinduan dan pengharapan
hati dan jiwa kembali merengkuh
meniti helaan nafas yang berarti
menyudahi kegersangan hati.
Ruang sepi, 13 Februari 2020
Memori Rabu 4 Maret 2015
Dini hari;sepi tak bisa berdiam diri
Tangan masih bercampur warna-warni cat yang mengering
Kuas yang menari seperti sudah enggan kupegangi
Menyeruku untuk berhenti sejenak.
Ku melangkah menatap langit hitam yang pekat
Dengan sedikit sepoy angin yang dingin
Kembali melihat jajaran insan yang sudah terlelap
Entah mengapa alunan lagu hijrah cinta terus kuputar.
Lamunan tak berarah tak kunjung sudah
Hingga detik jam semakin terdengar jelas ditengah kesunyian
Ah mungkin waktu mengantarkanku hingga shubuh berkumandang.
Saat lantunan adzan tiba ketukan pintu terdengar membawaku melangkah cepat
Seseorang menjemputku untuk segera pulang
Sedikit menggigil dan penuh tanya
Ada apa dan mengapa.
Obrolan hangat mengiringi sepanjang jalan seperti tak ada apa-apa
Sesaat sesak menghampiri hati dan diri
Air mata sudah tak terbendung lagi
Saat melihat keramaian yang tak biasa
Hanya saja sabar dan sadar masih sedikit tersisa.
Rupanya dini hari itu, seseorang yang dicinta telah pergi
Tanpa kujumpai dalam waktu dekat pada hari sebelumnya
Ada sesal dalam diri
Sayapku patah satu ketika itu
Tak henti ingin kembali bertemu
Tak henti ingin memutar waktu
Tapi itu tidaklah mungkin
Dan aku hanya bisa
Mengikhlaskan kepergian.
Allahummagfirlaha Warhamha Wa'afiha Wa'fu'anha ❤️
Rabu, 4 Maret 2020
Hati-hati dengan Hati
Karena menahan hati itu sangatlah sulit
Ada kalanya sakit kian membuncah
Tiba-tiba meluap
Lewat isak tangis yang membendung
Sedikit sesak tetap mencoba menahan namun tak kuasa,
Tumpahkanlah
Tetes demi tetesnya menghanyutkan setiap duka
Berharap setelah semua terluap, kesakitan itu seketika lenyap.
Sesekali kau fahami itu
Hati wanita mudah rapuh
Kamu harus tau itu
Bukankah kau dikelilingi dua wanitamu
Setidaknya kau mengerti itu
Setidaknya kau tak melampiaskan titik masalahmu pada orang lain seperti aku yang tak tahu.
Tasikmalaya, 12 April 2020
Surga Menanti - Ost Film Gaza
Tersungkur dalam rasa Menatap ke atas awan di angkasa Lamunanku melayang Kecemasan dan kesedihan membentang Ku biarkan diriku Melayang...
-
Hilang Mudah kau berucap Semaumu bukan mauku Mencari satu demi satu Habis sudah terkalahi waktu Kemana hendak kemana Aku tinggikan ...
-
Tersungkur dalam rasa Menatap ke atas awan di angkasa Lamunanku melayang Kecemasan dan kesedihan membentang Ku biarkan diriku Melayang...
-
Dusta Hiruk pikuk secercah suara merdu menjelma kapas putih bertebrangan Namun ternoda saat tahu hinggap tak hanya ditempat satu Berhen...